jump to navigation

Pemadaman PART II – Alih Profesi September 9, 2009

Posted by matinu in Me.
trackback

Pemadaman PART II merupakan judul yang ga gw kehendaki.
Tadinya saya memang lg mood untuk menulis banyak,
Gw tadinya malah mau membuat sekuel sebanyak 1500 episode…tp itu kan tadinya…xixix mengingat secara kerjaan belum banyak.
Eiits jangan salah, bukan kerjaan gw yang dikit..tp kerjaannya banyak yang gw kerjain baru dikit…wakakaakaka…(dasar Pemalas)

Mengingat, menimbang dan memutuskan…
Dikarenakan gw uda pake judul Pemadaman PART I berarti harus ada Pemadaman PART II.

OK …
Gw coba menulis tentang pemadaman part II,

Seperti malam-malam pemadaman sebelumnya, ikut bantu-bantu orang Teknik…biar kelihatan lebih care dengan perusahaan gitcchuuu
Jadi gw ikut-ikutan sibuk di dinas gangguan waktu pemadaman. Hehehe..percuma juga di mess, lha wong lampunya PADAM.
Mendingan ke Kantor ada AC dan Komputer, Internet dan Makanan…xixixix

Di saat pemadaman,
Gw sebetulnya puingin bantuin betulin instalasi listrik………………tp ga mungkin…..gw lebih mahir di bidang TATA BOGA dan TATA BUSANA (hehehe…kan ekhe temenya ivan gunawan booo’)
Gw sebetulnya puingin bantuin betulin pembangkitnya (PLTD/PLTU)….jg ga mungkin..gw spesialis bangkitin amarah dan hawa nafsu
Jadi untuk nanganin pembangkit tenaga diesel (PLTD) atau tenaga uap (PLTU) gw ga yakin sukses.
Setelah 3 hari 3 malam gw termenung, ta’aruf, menjalankan tahajud serta istikharah…akhirnya gw dapat pencerahan.
Bantuan yang pantas gw lakukan untuk meringankan teman-teman dinas gangguan adalah membantu angkat telp-nya dinas gangguan. (CALL CENTRE)
Hmmm…gw ini orang IT apa call center sich waktu diterima PLN? Jadi bingung ma job desk-nya!!!!

OK…lanjut…
Mengangkat telp bukan pekerjaan yang mudah di .

Terbukti dari banyaknya korban dari para petugas alumni Call Center dinas gangguan PLN :
1. Degradasi Mental karena tiap hari di Maki-maki Pelanggan.
2. Terganggunya fungsi alat pendengaran, karena saking kerasnya teriakan dan kata-kata makian dari pelanggan.
3. Minder, dikarenakan miskinnya pujian yang dilontarkan pelanggan ke PLN…hari-hari penuh makian.
4. Diputusin sama pacar-pacarnya, karena ditempatkan di pelosok dan bergaji kecil..(hahahaha kalo ini sih pesan bermuatan pribadi…ga nyambung neeh..baca patukan ular berbisa)

Nb : Yang no 4 ini di revisi…xixixixxi

Kriteria yang harus dimiliki oleh seorang pengangkat Telp(Call Center) agar bisa survive di PLN :
1. Bermental baja, jadi cuek bebek dengan makian para pelanggan.
2. Lebih cerewet dari pelanggan, supaya bisa membalik omongan dan memarahi balik para pelanggan yang sukanya maki-maki.
3. Bego beneran atau pura-pura bego…supaya orang yang menelpon jadi bete dan kapok telp ke PLN.
4. Jago nggombal dan membual. Biar para pelanggan semua dikadalin dengan tipu daya si Call Center.

Dan akhirnya gw malam itu terpaksa jadi Call center dadakan untuk membantu para petugas dinas gangguan.
Dan gw bertekad di lubuk hati yang paling-paling dan sangat-sangat terdalam akan menjadi pengangkat telepon sesuai dengan harapan Perusahaan.
Yaitu sesuai kriteria di atas…wakakakaak
Gw sudah nyiapin semua apa saja yang diperlukan sebagai call center di PLN Cabang Berau.

Persiapan yang gw lakuin antara lain :
1. 6 Sachet Autan, buat diminum…karena kalo dioles aja masih ga mempan…biar merata diseduh di aer hangat terus diminum.
2. Latihan selama 6 Jam di studio, dalam rangka bertalih vokal (take vokal). Pitch Control
3. Boneka Beruang(Teddy Bear).
Sebagai pelampiasan jika marah dengan pelanggan, kita umpamakan Boneka tersebut jadi pelanggan.
Kemudian kita bebas menghajar tuch boneka, lo tusuk2, lo sembelih juga gpp..
4. Sarung/ Selimut..biar ga kedinginan kena AC.
5. Makanan ringan sampe berat dan Air minum 5 Galon
6. Pempers…lu ga bakal sempat kebelakang…dijamin wakakakaa.

…………………………………………………………………………
Kaya’nya gw harus cabut dulu neeh..
Teman-teman kantor pada mainan CS…jadi Mupeng…xixixix
Ntar sambung lagi…tha..tha…tha.

Tunggu sekuel Pemadaman Part III – dengan judul Tips Dan Trik seorang Call Center Teladan….xixixix
Wassalamu’alaikum.wr.wb

Regard’s
(c) matinu

Advertisements

Comments»

1. mumucuantik - September 9, 2009

Mas…ni kalo pemadaman trus kaya’nya profesimu bener2 berubah deh!!! Call center…xixixi… “Haluuuu…disini Mr Matinu, ada yang bisa dimakan??? “

quinie - September 11, 2009

hoh? sejak kapan PLN memberikan delivery service makanan? xixixi

matinu - September 12, 2009

Hehehe…diversifikasi usaha. Thanks uda mampir ya jeng quinie.

2. Puji - September 10, 2009

banga melayani nih yeee..

matinu - September 10, 2009

Hehehe…mbak aku kemarin punya pandangan lain..gimana kalo kita ganti saja.
Bangga Melayani dengan Bangga Dimaki

matinu - September 10, 2009

Hehehe…mbak aku kemarin punya pandangan lain..gimana kalo kita ganti saja.
Bangga Melayani dengan Bangga Dimaki

3. Fenty - September 10, 2009

kesian kalo teddy bearnya dipukulin, hahahaha

matinu - September 10, 2009

Hehehe…lha kalo aku sukanya Patrick+Spongebob..makanya teddy bear yang ta’ korbanin.xixixx

4. Puji - September 10, 2009

ummm…ide bagus sih mas, tapi kalo ini gmn ?
“bangga memetengi”

*hayooo, ojo piktor*

btw, kok sama si, suka spongebob..

5. latree - September 11, 2009

huah… padahal kedengarannya petugas2 call center itu ramah dan sabar ya. siapa sangka ternyata mereka memendam stress šŸ˜€

matinu - September 11, 2009

Hehehe…iya
Kaya’ lagu gubahanku bu, “Call Center Juga Manusia” by Seurius
Thanks bu ya..sudah maen-maen ke blog gw.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: