jump to navigation

Again..and again [2nd night] September 4, 2009

Posted by matinu in Me.
trackback

Malam ke II

Setelah melwati malam Pertama, gw jadi agak traumatik dengan yang namanya Tarawih.
Gw menetapkan strategi gerilya untuk malam-malam selanjutnya.
Tips Trik untuk menghindari jadi Bilal :
1. Pastikan Pak Darmin/ Mbah Darmo itu exist.
2. Kalo pak darmin tidak ada, Pastikan Rahmad(temen mess gw) juga ada.
Apa hubungannya pak darmin dan Rahmad, heheheheh?
Karena Rahmad juga biasa jadi bilal, jadi umpamanya Rahmad itu Ban Serepnya Pak Darmin.
Lha kalo Mbah Darmin sebagai tokoh utama, rahmad sebagai ban serep, lha gw ini apa….??
Mungkin yang cocok sebutan gw adalah tambal ban….jadi kalo mereka berdua ga ada maka gw lah pelengkap penderitaan sebagai bilal.

3. Pastikan anda tidak sholat di shaf Pertama/terdepan…apalg kalo ada di belakang imam. Anda akan lebih susah menolak permintaan untuk sebagai selebilalitis (selebritis bilal).

Astaghfirullah…

masa’ jadi bilal sejelek itu…

ga’ lah(ini cuma tulisan blog seorang haris yang terlahir sebagai artist dangdut bukan sebagai bilal. Tapi apa dikata jika sang MAHA KUASA menghendaki “kun fayakun”….heheheheheh)

Tapi itulah yang disebut destiny,
Meskipun ketiga langkah tersebut diikuti, kalo memang tuhan berkehendak pasti akan terjadi, seperti malam ini, yaitu malam ke II jadi selebilalitis….hiks…hiks…

Tapi gw punya keyakinan…

Hanya orang BODOH yang melakukan kesalahan 2X.
Gw sudah melakukan preparation enough.
Persiapan gw untuk jaga2 didaulat menjadi bilal :
1. Berlatih olah vokal dengan para juri Indonesian IDOL dan AFI, mbak Iik (trie Utami) dan Mbak Marta….
2. Gw memang uda hafal diluar kepala lafal bilal.
3. Berlatih membaca lafal bilal dengan microphone…tp berhubung step yang ini cukup susah didapat peralatannya, gw berlatih dengan menggunakan ketimun/terong sebagai mik.

Gw bayangin kalo gw megang terong, pasti temen2 kantor gw pada komentar…
Ris lu latian jadi bilal ato siap2 mau jadi peserta Taman Lawang Idol (Lokasi para bencong2 di jkt).

Ah ngelantur….to the point aja…

Malam ke dua sudah tiba.
Padahal gw sudah sholat di shaf paling akhir di shaf paling belakang, alias di tempat sholat ibu2, dan gw sudah menyamar sebagai jamaah dengan rambut kriting, dan memakai mukena warna pink, dengan motif batik modern dengan campuran gambar spongebob….Tapi bapak2 masih bisa mengenalin gw.
Apa gara2 gw satu2nya jamaah wanita yang berjenggot dan kakinya berbulu?
(heheh kalo ini asli mengada2..yg bener gw cuma ada di shaft paling belakang)
Gw akhirnya tetap harus maju kedepan…karena permintaan fans-fansku.
Imamnya : “Ayo mas, kamu yang mbilali”
Haris    : (pura2 cuek dan menoleh ke belakang seolah-olah sang imam memanggil mas-mas yang ada dibelakangku.)
(tp dasar harisku malang, dia dishaft paling belakang, dan sendirian, dan bisa dipastikan yang pantas dipanggil mas di belakang adalah cuma aku, karena belakangku deretan shaf para ibu2, jd gw malah terlihat bego….aduuuh…begonya sih gw ini, gn koq bisa lolos jadi karyawan BUMN.

Imamnya       : “Ayo mas disini, deket saya”
Haris                : “Baik lah pak”, gw berjalan gontai bak Rambo yang habis membunuh 100 tentara vietnam dan dibelakangnya penuh dengan api dan ledakkan…
Para Jamaah :  “Haris…hariiis…hidup haris…..haris…haris I love u” Mungkin sekitar 200.000.000 para fans jamaah wanita, mereka mengelu-elukan nama gw…gw sempat terharu…hiks..hiks…
(Hehehe leeebay banget)

Akhrinya aku berjamaah sholat Isya’ dulu.

Memang beda rasanya kalo sudah melewati malam pertama, agak mendingan nervousnya ga kerasa, meskipun gw tau bakal jadi bilal, gw tetap bisa sholat dengan khusyuk. Tidak perlu menghafal lafal dll. Gw sholat dengan sukses, sholat isya’ dan sholat sunnah ba’diyah already done..
Sang imam pun sudah selesai juga sholat sunnah.

Hmmm…didalam bathin gw,” Ini saatnya gw beraksi…..”
go..go..go…haris tunjukkan kamu layak sebagai bilal.
Tunjukkan bahwa orang tuamu tidak rugi melahirkan kamu sebgai salah satu generasi yg memiliki darah orang jombang, yg terkenal dengan kota santri.

Manusia memang diciptakan sebagai khalifah dimuka bumi

Haris…kamu memang cocok sebagai khalifah…(dalam bathin gw)

Dan ketika Imam berdiri, gw secara langsung berteriak mengumandangkan lafal bilal, dengan percaya diri, dan dengan mengambil nada agak tinggi yaitu do = D, ketukan 4/4,  secara tartil dan tajwid yang benar.
Duduk bersimpuh, Menutup mata sambil tangan kanan memegang telinga, tangan kiri memegang siku tangan kanan bak para sahabat rasulullah, mengumandangkan lafal iqamah.

“ash shallaatut sunnatat tarawiihi rak’atain jami’atan rahimakumullahu….”

eeeiittsss….hmmmm….tp ada yg aneh, tidak ada sautan dari para jama’ah…
Apa fans2ku (baca: Jamaah) pada tertegun, terpanah, dan terperangah serta terperanjat mendengar lafal bilalku berkumandang dengan sangat anggun, merdu dan indah sehingga tidak bisa menjawab dan mereka merasa seperti di masjidil haram (mekah)/ masjidil aqsa palestine?

Aku memberanikan membuka mataku sambil menjawab sendiri lafalku bilalku.

” Ashhalatullah….”  tp aku terhenti, karena mendengar suara Pak Indara ( sang imam…)

Imam : “Mas saya mau membacakan KULTUM (ceramah pendek yang biasa dilakukan setelah shalat isya’ sebelum terawih dilakukan, berkisar 7-10 menitan)”

Haris : (dalam hati) mati gw…..mati gw…mati gw…kiaaaamat…kiaaamaattttt………….kiamat sughro apa kubro ya??

Haris : “Ooohh…ma…ma…ma…ap…pak indra” (pak indra adalah nama sang imam)

Dan para pembaca yang budiman, gw liat sekeliling gw pada ngeliatin gw semua termasuk ibu2…pada melongok dari kelambu pembatas antara jamaah laki-laki dan wanita.

Ohhhhh…my god what i am doing???

Hatiku berkecamuk, pantatku serasa barada di boiler PLTU (pembangkit listrik tenaga uap), jantungku berdegup kencang….drudug..drudug..dug..dug…seperti gebukan drum double pedal milik Lars Ulrich (drummer metalica), tanganku bergetar seperti petinju moh Ali yang terkena parkinson.

OOOOOHHH haris kenapa sih selalu membuat nama besar kluargamu tercoreng.
Seumpama semua kluargaku dijamaah itu, mungkin mereka tidak mau mengakui lg aku sebagai keluarga….

Ohhh…haris…haris….
Mungkin judul yang cocok untuk haris adalah “Poor Haris”

…………………………………………………………….
Hening sejenak, dan imam pun bilang “Ya sudah mas, lanjut ke terawih saja”
Terlihat wajah sang ustadz agak kecewa.
Aku ga menyalahkan beliau, mungkin beliau juga sudah berlatih semalaman untuk bisa membawakan khotbah yang telah gw rusak dengan lafal bilal gw.

Gw pun serasa tidak punya kemaluan lg, eh maksudku malu.
Dan aku lanjutkan lafal bilalku…dan….lanjut sholat terawih.

…………………………………………………………….

Selesai sholat, dan jamaah bubar.
Gw merasa sangat berdosa, dan hina dina…tapi ada yang menghampiri dan membisikkan kata
“Untung mas sampeyan jadi bilal jadi terwih nya bisa lebih cepet karena tanpa khotbah…xixixixi”
Wadow….gw jadi bingung..
Mungkin malaikat juga bingung nyatat amalnya.
Antara pahala dan dosa,
Dosa : Karena membikin ustadz dan jamaah kecewa
Pahala : Karena membuat sebagian jamaah senang, karena terawih selesai lebih cepat.

Wallahualam bisshawab…hehehehe

Hikmah yang dapat dipetik dari cerita diatas :
1. Haris tetaplah bilal yang dodol.
2. Kesalahan yang kita buat tidaklah 100% salah, karena kesalahan juga bisa menyenangkan sebagian orang.
Jadi untuk membuat orang senang tidak harus dengan hal yang selalu benar….wakakakakak(gw kaya’nya sedang dibisikin seytan waktu nulis point ke dua ini)
3. Jangan menyerah untuk jadi Bilal.
4. Gw tidaklah bodoh, karena kesalahan yang gw perbuat adalah bukan kesalahan yang berulang dari yang kemarin..
“karena hanya orang bodoh mengulangi kesalahan dua kali”
5. Manusia adalah tempatnya dosa dan khilaf.

Hahahaha demikianlah pembelaan diri gw.
Maafkan saya para jama’ah rahimakumullah.
Wassalamu’alaikum.wr.wb

Regard’s
(c) matinu

Advertisements

Comments»

1. mumucuantik - September 5, 2009

mas Haris..mas Haris, semangat banget seih jd Bilalnya….sampai yg ceramah dilupakan…wkwkwkwk…

matinu - September 5, 2009

Lho bukannya aku emang orangnya energik (narsis mode ON) padahal aslinya ngantuk-an…xixi

2. Ida - September 5, 2009

Wakakakaka 😀
Astaghfirullah mas haris….
Pdhal dah d minta lgsg sm pak imam,eh mlh meng-cut jatah kultum 😀
Dudul r dodol ney??!!!

3rd night hrs bnyk2 lathn n liat skliling y.

Jgn ngebut ky d jln tol…

matinu - September 5, 2009

Hehehehe…maap kan dirikyuuu…..Pak Imam
Hehehe

3. denis_awi_imoetz - September 5, 2009

jiaaaakakakak…. sakit perut aq ngbacanyaa… mas haris mas haris…. ksiannya bosq mas, gk mas kasih kesempatan untuk kultum…. wah… aq jd nyesel neeh jarang taraweh di kantor… huhuhuuu… andai aq ada disitu mlm itu… wah… pasti aq gk konsen bgt deh tarawehnya, aq kan gk bisa nahan ketawa… jiaaakakakaakk….

matinu - September 5, 2009

Hehehe…untung mbak awi ga ikut teraweh di kantor.
Klo ikut terwaeh dikantor..pasti mbak yg ketwain aku paling kencang…xixixix

4. Yudha ND - September 5, 2009

Huakakakak.
Br0 makanya jgn tlalu dipikirin, resp0nsiveness lo jd menurun tuh. Xixi

Gpp br0 salah u/ sesuatu yang baik jgn brkecil hati > kata MT..

Selamat menunaikan ibadah puasa 1430 H
Regards,

yamee

matinu - September 5, 2009

Thank You Bro…lu emang my best pren that i eper hep…yameee….

5. cebong ipiet - September 12, 2009

mungkin kalo diriku ada disitu ikut bisik2 , makasi ya mas iixixixx

6. Pulsa Murah | Bisnis Online | Eros - September 13, 2009

soal dosa dan pahala serahkan semua saya DIA sob
toh meski kita khusuk sholat belom tentu diterima juga kan sholatnya

7. Iklan Gratis - September 14, 2009

hahaha .. 10x
bener2 ketawa ngakak ngebaca postingannya ..
untung aja gak diketawain yang lain , saat nyadar kl ternyata harus ada khotbah .. kl diketawain .. kan malunya dobel tuh ..
bagi jama’ah .. kesalahan membawa nikmat .. huehehehe ..

Mengembalikan Jati Diri Bangsa

8. Untuk Abi dan Umi « matinu - August 15, 2010

[…] Hehehehehe Kangen juga sich dengan ngeblog. Jadi ingat waktu “malam pertama” dan “again and again” ………(waktu bulan ramadhan tahun kemarin). Kangen juga tidak menanggapi […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: